
Nah guys, kecuali menghadirkan sejumlah fitur baru dan juga beberapa perbaikan, rupanya Microsoft menghadirkan peningkatan pada fitur hibernasi Windows 11 melalui optional pembaruan KB5127936.
Perubahan kali ini berfokus pada Adaptive Hibernation, sebuah fitur yang dirancang untuk membantu mengatur kapan laptop bergeser dari Modern Standby ke mode hibernasi berdasarkan kondisi baterai.
Nah pembaruan ini diharapkan membikin laptop lebih cepat balik digunakan ketika daya statis mencukupi, sekaligus membantu menghemat baterai saat dayanya mulai menipis.
Tapi Apa Itu Modern Standby?
Jadi kawan kawan, Modern Standby merupakan mode low power di Windows yang memungkinkan laptop statis eksis dalam kondisi siap digunakan dan dapat melanjutkan aktivitas dengan cepat, mirip dengan metode kerja alat smartphone.
Namun, fitur ini juga memiliki kekurangan, dalam kondisi tertentu, laptop statis bisa mengonsumsi daya ketika sedang eksis dalam mode sleep, sehingga akibatnya, baterai dapat terkuras meskipun alat tidak sedang digunakan.
Baca Juga : Windows 11 Mulai Hadirkan Search Tanpa Bing, Kini Lebih Ringan dan Cepat?
Dan untuk mengatasi masalah tersebut, Windows memiliki Adaptive Hibernatio, dimana fitur ini memantau konsumsi baterai dan menentukan kapan alat sebaiknya bergeser ke hibernasi, alih-alih cuma mengandalkan pengatur waktu tetap.
Windows 11 Kini Menyesuaikan Hibernasi dengan Level Baterai
Dan melalui KB5127936, Microsoft memperbarui kebijakan Adaptive Hibernation agar perilaku hibernasi lebih menyesuaikan kondisi baterai, misalkan ketika baterai statis eksis di atas 80%, Windows 11 akan lebih jarang memasuki hibernasi. Sehingga dengan begitu, pelanggan bisa mendapatkan pengalaman melanjutkan aktivitas yang lebih cepat ketika membuka laptop kembali.
Sebaliknya, saat daya baterai turun di bawah 10%, Windows akan lebih cepat memasuki hibernasi untuk membantu mempertahankan sisa daya. Nah perlu diketahui juga nih, sebelumnya kebijakan ini menggunakan persentase konsumsi baterai sebesar 5% dalam interval 12 jam, dengan kemungkinan persentase tersebut diperbarui hingga empat kali jika batas konsumsi belum tercapai.
Dan melalui pembaruan terbaru ini, Microsoft mengubah perilaku adaptifnya berdasarkan tingkat pengisian baterai.
Meski begitu, fluktuasi ini bukan berarti baterai laptop pasti menjadi lebih awet dalam semua kondisi, karena dampaknya statis bersandar pada perangkat, pola penggunaan, dan konsumsi daya selama Modern Standby.
Selain itu sayangnya Microsoft juga belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai fluktuasi kebijakan tersebut. Namun untuk pelanggan laptop Windows 11 yang sering mendapati baterai terkuras saat alat sleep, peningkatan ini menjadi fluktuasi menarik untuk diperhatikan setelah KB5127936 tersedia di alat mereka.
Nah sepertiapa menurutmu? komen dibawah guys
Via : Microsoft
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]