Microsoft baru baru ini tampaknya sedang menyiapkan fitur AI baru untuk Edge yang dirancang membantu pelanggan mengatasi masalah saat sedang berselancar di web. Namun mungkin fitur ini akan sangat kurang disukai pelanggan karena ini juga akan mengumpulkan sejumlah keterangan pengguna.
Tapi, meskipun begitu Microsoft menegaskan bahwa pengumpulan keterangan tersebut ditujukan untuk keperluan diagnostik, bukan untuk memantau aktivitas browsing secara diam-diam.
Nah fitur yang diberi nama Fix an issue ini nantinya tersedia melalui Settings Microsoft Edge, yang metode kerjanya mirip chatbot AI, di mana pelanggan bisa menerangkan masalah yang sedang dihadapi dan AI akan mencoba memberikan solusi.

Bagaimana Cara Kerjanya?
Nah melalui fitur ini, pelanggan akan mendapatkan beberapa saran masalah yang bisa dipilih, dan jika masalah yang dialami tidak tersedia dalam daftar, pelanggan juga bisa menuliskan pertanyaan maupun instruksi sendiri.
AI kemudian akan mencoba menganalisis masalah tersebut dan memberikan klarifikasi maupun anjuran untuk menyelesaikannya.
Nah, untuk membantu proses tersebut, Microsoft mengonfirmasi bahwa Edge dapat mengumpulkan keterangan diagnostik opsional dan keterangan mengenai kondisi Settings saat itu, tetapi cuma ketika pelanggan secara tegas memulai proses troubleshooting dan memberikan persetujuan.
Microsoft juga menegaskan bahwa pengumpulan keterangan tersebut cuma terjadi selama sesi troubleshooting aktif, bukan secara terus-menerus di latar belakang.
Pengumpulan Data Bisa Dimatikan
Nah untuk Anda yang kurang betah dengan dengan pengumpulan data, Microsoft menyediakan opsi untuk menonaktifkannya melalui Settings > Copilot and AI.
Microsoft juga akan memberikan klarifikasi mengenai jenis keterangan yang digunakan serta karena pengumpulannya, sehingga pelanggan bisa memahami apa yang mereka setujui sebelum menggunakan fitur tersebut.
Selain itu, Microsoft mengatakan Fix an issue tidak mengakses maupun menggunakan sumber daya yang berhubungan dengan pekerjaan, karena fitur ini juga telah melalui pengetesan dan peninjauan untuk mengidentifikasi akibat privasi serta kemungkinan AI memberikan panduan yang menyesatkan.
Apakah AI Selalu Bisa Memperbaiki Masalah?
Jawabannya sih tentu tidak , kita tahu bahwa AI ini kadang melantur dan sering kali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, dan bahkanMicrosoft mengakui bahwa balasan AI terkadang bisa tidak cermat maupun tidak lengkap. Ada pula masalah yang tidak bisa didiagnosis secara otomatis, sehingga pelanggan mungkin statis perlu berbuat metode perbaikan secara manual maupun mencari pertolongan tambahan.
Baca Juga : Microsoft Jelaskan Kenapa Kamu Sebaiknya Tidak Memasang Dua Antivirus Sekaligus
Dan untuk saat ini, Fix an issue statis merupakan fitur yang sedang disiapkan Microsoft untuk Edge, belum ada keterangan pasti mengenai kapan fitur ini akan tersedia secara luas untuk seluruh pengguna.
Jadi, meskipun fitur ini berpotensi mempermudah troubleshooting langsung dari browser, namun bisa saja fitur ini tidak jadi dihadirkan, terlebihlagi jika banyak pelanggan protes mengenai penggunaan keterangan yang tidak diharapkan.
Nah sepertiapa menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via: X
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]