Akhirnya Microsoft mulai mengintegrasikan pengalaman Office secara penuh ke aplikasi Copilot terbaru, dimana dengan fluktuasi ini, pelanggan bisa membuat, mengedit, hingga bekerja-sama mengerjakan dokumentasi Word, spreadsheet Excel, dan presentasi PowerPoint tanpa perlu bergeser aplikasi.

Nah sekilas sih metode ini cukup menarik karena sebelumnya Microsoft lebih fokus membawa Copilot ke aplikasi Office. Namun kini, mereka justru berbuat hal sebaliknya dengan membawa pengalaman Office langsung ke Copilot.
Bisa Edit Dokumen Langsung dari Copilot
Jadi kawan kawan, melalui pengalaman baru disebut Office in Copilot, pelanggan bisa memulai pekerjaan dengan memberikan prompt di Copilot Chat maupun menjalankan tugas yang lebih kompleks melalui Copilot Cowork.

Misalnya, Anda bisa meminta Copilot membikin dokumentasi Word berdasarkan anotasi riset, dan setelah dokumentasi dibuat, file tersebut akan terbuka berdampingan dengan chat sehingga Anda bisa langsung melanjutkan pekerjaan.

Dan bukan cuma membikin file, pelanggan juga bisa meminta Copilot menulis ulang bagiankecil tertentu, menambahkan tabel, maupun berbuat fluktuasi lainnya, jadi jika mau mengedit secara manual, kontrol editor Office standar statis tersedia.

Selain itu, pelanggan bisa membagikan file, menambahkan komentar, dan bekerja-sama dengan orang lain secara langsung. Perubahan yang dilakukan mitra kerja juga akan muncul secara real-time, dan untuk saat ini, integrasi editor tersebut mendukung dokumentasi Word, spreadsheet Excel, dan presentasi PowerPoint.
Ada Library untuk Mengakses File
Selain itu, Microsoft juga menghadirkan bagiankecil Library di aplikasi Copilot, dimana bagiankecil ini mengumpulkan file Office terbaru, halaman Copilot, serta gambar yang dihasilkan AI dalam satu tempat.
Nah darisana pelanggan bisa membuka balik file yang sudah ada maupun membikin file Office baru, dimana semua file Office statis disimpan di OneDrive, dengan begitu, format dokumen, komentar, persetujuan berbagi, dan versioning history statis dipertahankan.
Bukan cuma itu, pelanggan juga dapat memilih model AI yang mau digunakan untuk mengerjakan tugas Office maupun membiarkan Copilot memilih model secara otomatis melalui mode Auto.
Masih Terbatas untuk Pengguna Early Access
Nah, untuk saat ini, pengalaman Office di Copilot baru diluncurkan kepada pelanggan yang tergabung dalam program early access Microsoft Frontier dimana fitur ini mendukung Copilot Chat dan Copilot Cowork.
Dan bisa dibilang dengan integrasi ini, Microsoft tampaknya mau menjadikan Copilot bukan sekadar chatbot AI, tetapi juga tempat untuk membikin dan menyelesaikan pekerjaan tanpa mesti terus bergeser aplikasi.
Nah sepertiapa menurutmu guys?, untuk saat ini sih fitur tersebut statis dalam tahap rollout terbendung dan belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kapan integrasi ini akan tersedia secara luas untuk seluruh pengguna.
Komen dibawah dan berikan pendapatmu.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]