Apple Bakal Memeriksa Link iCloud Publik untuk Konten Berbahaya, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Portal Gadget Kincai Media by 3 min read 508x views
Apple Bakal Memeriksa Link iCloud Publik untuk Konten Berbahaya, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Share Post

Apple kabarnya akan mulai memeriksa konten yang dibagikan melalui link publik iCloud, dimana kebijakan baru ini akan berjalan pada iOS, iPadOS, macOS, dan visionOS 27.3 maupun varian lebih baru yang dijadwalkan datang pada Desember 2026.

Nah pengecekan tersebut secara khusus menyasar pelanggan yang membagikan foto melalui iCloud Photos maupun file dari iCloud Drive menggunakan opsi Anyone with the link.

Yang berarti, siapa pun yang memiliki link tersebut dapat mengakses kontennya, termasuk Apple sendiri.

Nah Apple sendiri menerangkan bahwa konten yang dibagikan melalui link publik tidak menggunakan enkripsi end-to-end (E2EE), dimana hal ini statis berjalan meskipun pemilik akun maupun peserta berbagi telah mengaktifkan Advanced Data Protection.

Dengan begitu, perlindungan enkripsi untuk konten yang dibagikan secara publik berbeda dari file pribadi yang tersimpan di iCloud, sehingga Apple dapat memeriksa konten yang tersedia melalui link tersebut.

Apple Belum Menjelaskan Arti Konten Berbahaya

Nah bagiankecil yang cukup menarik adalah Apple belum menerangkan secara khusus kategori konten yang dianggap berbahaya, dan belum diketahui apakah pengecekan cuma mencakup materi terlarang dan malware, maupun juga kategori konten lain yang dianggap bermasalah oleh perusahaan.

Apple juga belum memberikan kejelasan apakah pengecekan cuma berjalan untuk link yang dibuat setelah kebijakan ini diterapkan maupun turut mencakup link publik yang sudah ada.

Sehingga tentu, ketidakjelasan ini justru bisa menimbulkan pertanyaan bagi pelanggan yang selama ini memanfaatkan iCloud untuk berbagi file.

Apple Bisa Menghapus Konten hingga Menonaktifkan Akun

Selain itu, Apple juga memberikan peringatan bahwa mereka berkuasa memindahkan, menolak, mengubah, menghapus, maupun menghilangkan konten yang dianggap rapuh kapan saja.

Bahkan, aksi yang dapat diambil tidak terbendung pada penghapusan file, karena Apple juga mengatakan kemungkinan memblokir maupun menonaktifkan Apple Account, mencegah pembuatan akun baru menggunakan alamat email maupun bilangan telepon terkait, hingga melibatkan penegak ketentuan jika diperlukan.

Bagi pengguna, hal terpenting adalah memahami bahwa berbagi file menggunakan opsi Anyone with the link bukan berarti konten tersebut sepenuhnya privat dari Apple, dan jika mau menjaga privasi file, sebaiknya pertimbangkan balik penggunaan link publik dan pahami akibat dari metode berbagi tersebut.

Nah sepertiapa menurutmu guys? komen dibawah.

Via : Apple


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Other Article Portal Gadget Kincai Media
↑
Close Right Ads
Close Left Ads