RemoveWindowsAI Bisa Bikin File Explorer Windows 11 Rusak Setelah Update

Portal Gadget Kincai Media by 3 min read 167x views
RemoveWindowsAI Bisa Bikin File Explorer Windows 11 Rusak Setelah Update

Share Post

Untuk Anda yang pernah menggunakan RemoveWindowsAI untuk menghapus beragam fitur AI di Windows 11, ada berita yang perlu diperhatikan guys, karena menurut sebuah laporan bug di repository GitHub RemoveWindowsAI, rupanya varian durasi dari tool tersebut dapat menyebabkan File Explorer mengalami masalah setelah Windows 11 mendapatkan pembaruan terbaru.

Baca Juga : Remove Windows Ai, Script Open Source Untuk Hapus Semua Fitur AI di Windows 11

Masalahnya Ada di Script Lama

Menurut laporan tersebut, instalasi RemoveWindowsAI varian durasi dapat meninggalkan scheduled task dan script cleanup yang statis menggunakan ketentuan lama.

Dan masalah mulai kelihatan pada Windows 11 25H2 x64 ketika berbuat pembaruan dari build 26200.9457 ke 26200.9550, dimana script durasi tersebut statis berjalan setelah update, meskipun beberapa ketentuan yang digunakan sudah tidak lagi sesuai dengan fluktuasi Windows 11 terbaru.

Akibatnya, pelanggan bisa mengalami tampilan File Explorer yang balik menyerupai Windows 10-style, beberapa elemen AI hilang, hingga proses cleanup durasi berjalan secara otomatis.

Ada Workaround untuk Memperbaikinya

Nah berita baiknya, menurut laporan pelanggan yang menemukan masalah tersebut, metode perbaikan bisa dilakukan dengan menonaktifkan scheduled task RemoveAI-UpdateCleanupChecker.

Kemudian, Registry berikut diubah:

HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\FeatureManagement\Overrides\8\1561856655

Dimana harga EnabledState diubah menjadi 1, kemudian Windows di-restart. Setelah itu, scheduled task cleanup durasi tersebut statis dibiarkan dalam kondisi disabled sebelum melanjutkan pembaruan Windows.

Namun perlu dicatat, metode ini berasal dari laporan pelanggan di GitHub dan bukan workaround resmi dari Microsoft.

Debloat Windows Memang Ada Risikonya

Nah kasus ini sebenarnya menginformasikan salah satu akibat menggunakan tool maupun script pihak ketiga untuk memodifikasi Windows, karena kita tahu bahwa Microsoft terus mengubah elemen internal Windows 11 dan menghadirkan fitur baru melalui update.

Akibatnya, script cleanup yang statis menggunakan ketentuan durasi bisa saja bekerja dengan benar pada satu build, tetapi justru merusak elemen Windows pada build berikutnya. Jadi jika memang mau menggunakan RemoveWindowsAI maupun tool debloat lainnya, sebaiknya jangan diterapkan pada PC utama yang memang dipakai untuk harian dan masalah kerjaan.

Terutama untuk script yang berbuat fluktuasi Registry, scheduled task, maupun menghapus package Windows secara otomatis, karena bisa saja script maupun mod ini justru merusak elemen dari mekanisme itu sendiri.

Tapi sepertiapa menurutmu? apakah penggunaan script seperti ini sering menyebabkan masalah? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Other Article Portal Gadget Kincai Media
↑
Close Right Ads
Close Left Ads