Microsoft Pensiunkan Office 365 A1 untuk Pendidikan

Portal Gadget Kincai Media by 4 min read 57x views
Microsoft Pensiunkan Office 365 A1 untuk Pendidikan

Share Post

Baru baru ini Microsoft mengumumkan perombakan besar pada lini Microsoft 365 Education, dimana sejumlah paket pendidikan akan dihentikan, termasuk Office 365 A1 dan Student Use Benefit. Dan tidak cuma itu, Microsoft juga akan menghapus alokasi alas cloud storage sebesar 100TB yang selama ini diberikan kepada institusi pendidikan.

Nah fluktuasi ini tentu menjadi perhatian krusial bagi sekolah dan universitas yang mengandalkan jasa Microsoft 365 untuk kebutuhan pembelajaran, tempat gudang file, dan komunikasi.

Office 365 A1 Resmi Menuju Pensiun

Jadi kawan kawan, Microsoft mulai menghentikan penjualan Office 365 A1 melalui channel web direct pada 5 November 2026 kemarin, sementara itu channel mitra seperti Cloud Solution Provider (CSP) dan Volume Licensing akan selesai menjualnya mulai 1 Mei 2027 dengan tanggal pensiun final ditetapkan pada 1 Januari 2028.

Nah institusi yang statis memiliki kontrak aktif sebelum 1 Mei 2027 statis dapat menggunakan lisensi yang sudah dimiliki hingga masa kontraknya berakhir, namun setelah mencapai masa perpanjangan maupun berakhir pada maupun setelah 1 Januari 2028, lisensi tersebut tidak bisa lagi diperpanjang.

Selain Office 365 A1, Microsoft juga menghentikan beberapa penawaran lain, termasuk Student Use Benefit, Exchange Online for Alumni varian gratis, Open Value Subscription for Education Solutions (OVS-ES), dan School 3.

Microsoft Hapus Jatah Cloud Storage Dasar 100TB

Salah satu yang paling terasa mungkin adalah penghapusan alokasi alas tempat gudang cloud sebesar 100TB untuk institusi pendidikan, dimana kebijakan ini mulai berjalan ketika institusi berbuat perpanjangan maupun ekstensi kontrak pertama pada maupun setelah 1 Januari 2028.

Setelah fluktuasi tersebut, kapabilitas tempat gudang akan dihitung berdasarkan jumlah dan jenis lisensi yang digunakan. Dan berikut kontribusi tempat gudang berdasarkan lisensi baru:

LisensiMahasiswaStaf pengajar
A24GB50GB
A38GB75GB
A5/A712GB150GB
A0Tidak menambah kapasitasTidak disebutkan

Nah lisensi A0 untuk mahasiswa tidak memberikan tambahan kapabilitas penyimpanan, dimana pelanggan akan menggunakan kapabilitas yang sudah tersedia dalam pool institusi.

Jika membutuhkan kapabilitas tambahan, institusi dapat membeli storage pack dalam kelipatan 10TB, menaikkan jenis lisensi, mengurangi penggunaan penyimpanan, maupun memanfaatkan Microsoft 365 Archive untuk konten yang tidak aktif.

Microsoft Hadirkan Paket Education Baru

Bersamaan dengan fluktuasi tersebut, Microsoft memperkenalkan jajaran paket pendidikan baru, yaitu A0, A2, A3, A5, dan A7, dengan setiap paket memiliki varian khusus mahasiswa dan staf pengajar, serta pilihan dengan maupun tanpa Microsoft Teams.

Salah satu yang menarik adalah Microsoft 365 Education A0, dimana paket ini tersedia tanpa biaya tambahan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan tertentu.

Paket A0 sendiri mencakup aplikasi Office desktop dan web, Minecraft Education, Microsoft Entra ID Free, serta akses ke Learning Zone. Namun, paket ini tidak menyertakan Exchange Online, SharePoint Online, maupun Teams.

Ada pula A7 yang menjadi penawaran tertinggi di jajaran baru, dimana paket ini membawa kapabilitas AI, keamanan, identitas, tata kelola, dan pengelolaan alat yang lebih lengkap, termasuk Microsoft 365 Copilot, Microsoft Agent 365, dan Microsoft Entra Suite.

Perubahan Mulai Berlaku Bertahap

Nah Microsoft memastikan institusi pendidikan statis mendapatkan lisensi, hak penggunaan, dan harga sesuai kontrak yang sedang berjalan hingga masa kontrak berakhir.

Sementara portofolio baru dan model tempat gudang baru akan diterapkan pada perpanjangan maupun ekstensi kontrak pertama pada maupun setelah 1 Januari 2028, tapi ada fluktuasi harga yang datang lebih awal, karena mulai 1 Mei 2027, Microsoft akan menerapkan harga yang konsisten pada seluruh Price Level untuk jasa online yang dibeli melalui program Academic Volume Licensing.

Dengan fluktuasi ini, sekolah dan universitas perlu mulai mengevaluasi penggunaan lisensi serta kebutuhan tempat gudang mereka, karena setelah jatah alas 100TB dihapus, kapabilitas cloud tidak lagi bisa dianggap sebagai hostel cuma-cuma yang otomatis tersedia bagi setiap institusi.

Nah jika Anda IT Administrator di lingkungan pendidikan, pengumuman ini wajib jadi perhatian guys, terutama jika Anda berlangganan Microsoft 365 Education.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Other Article Portal Gadget Kincai Media
↑
Close Right Ads
Close Left Ads