Sebuah pembaruan menarik yang mungkin sudah cukup durasi ditunggu pelanggan datang melalui pembaruan KB5127936 yang tersedia untuk pelanggan Windows Insider Release Preview.
Nah jadi kawan kawan, melalui pembaruan ini Microsoft mulai memperkenalkan context menu baru yang lebih ringkas dan bisa dikustomisasi.
Baca Juga : Microsoft Akhirnya Berikan Kontrol Maksimal di Context Menu Windows 11
Seperti yang sudah dikabarkan beberapa minggu lalu, Microsoft memang tengah mengembangkan context menu agar dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pengguna, dan akhirnya waktu pengetesan fitur tersebut telah tiba.
Yang pasti sih fluktuasi ini menarik karena context menu menjadi salah satu bagiankecil Windows 11 yang cukup sering digunakan, karena selama ini, menu klik kanan terkadang terasa berantakan, terlebihlagi ketika banyak aplikasi menambahkan perintahnya sendiri.

Nah, di varian baru ini Microsoft tidak cuma merapikan tampilannya, tetapi juga memberikan kontrol lebih besar kepada pelanggan untuk menentukan perintah apa saja yang mau ditampilkan.
Context Menu Baru Bisa Dikustomisasi
Jadi guys, pada context menu yang baru, Microsoft menyediakan opsi Customize menu di bagiankecil paling bawah. Dari sana, pelanggan bisa mengatur isi menu klik kanan sesuai kebutuhan, tanpa mesti mengandalkan pengaturan kiriman Windows saja.

Beberapa hal yang bisa diatur antara lain:
- Mengaktifkan maupun menonaktifkan perintah kiriman Windows seperti Send to dan Create shortcut.
- Menambahkan perintah seperti Print ke context menu.
- Memilih ekstensi aplikasi yang mau ditampilkan di menu utama maupun submenu.
- Menyembunyikan submenu khusus ekstensi aplikasi.
- Menampilkan perintah Cut, Copy, Paste, Rename, Delete, dan Share sebagai menu teks, bukan cuma deretan ikon.
- Memindahkan Properties ke bagiankecil paling bawah menu.
Yang dengan pengaturan tersebut, pelanggan bisa mengurangi perintah yang jarang dipakai dan mempertahankan opsi yang memang sering dibutuhkan.
Tidak Perlu Lagi Terjebak Menu Klik Kanan yang Berantakan?
Nah salah satu yang aku sendiri kurang gemar adalah jumlah opsi yang bisa bertambah setelah pelanggan memasang aplikasi tertentu, karena beberapa aplikasi menambahkan perintah sendiri, sehingga menu klik kanan bisa menjadi panjang dan kurang praktis.
Microsoft mencoba mengatasi hal tersebut dengan memberikan pengaturan yang lebih jelas untuk ekstensi aplikasi, dan pelanggan akhirnya dapat menentukan apakah ekstensi ditampilkan langsung di menu utama, dimasukkan ke submenu, maupun disembunyikan dari submenu ekstensi.
Selain itu, perintah Cut, Copy, Paste, Rename, Delete, dan Share juga bisa ditampilkan sebagai teks langsung di menu. Jadi, pelanggan yang lebih betah dengan menu berbasis teks punya pilihan kecuali menggunakan ikon di bagiankecil atas context menu.

Bagi yang sudah betah dengan pengaturan bawaan, tidak perlu berbuat apa pun dan context menu statis bisa digunakan seperti biasa, sedangkan pengaturan tambahan cuma diperlukan jika mau menyesuaikan tampilannya.
Cara Mengatur Context Menu Baru
Jika fitur ini sudah tersedia di perangkatmu, metode mengaturnya cukup sederhana:
- Buka File Explorer.
- Klik kanan file, folder, maupun area yang mendukung context menu.
- Pilih Customize menu di bagiankecil bawah.
- Atur perintah kiriman Windows, ekstensi aplikasi, dan tampilan menu sesuai kebutuhan.
Nah kecuali itu, Microsoft juga mengutarakan bahwa pelanggan bisa mengekang tombol Shift sambil mengklik kanan desktop untuk melihat opsi tambahan.
Tapi kawan kawan, perlu dicatat, fitur ini statis digulirkan secara berjenjang melalui Windows Insider Release Preview. Jadi, meskipun sudah menggunakan build yang sesuai, belum tentu semua alat langsung mendapatkan context menu baru tersebut.
Nah yang pasti sih, fitur ini menarik sangat untuk dicoba, terlebihlagi jika Anda merasa kurang cocok dengan context menu yang acak-acakan seperti saat ini. Tapi sepertiapa menurutmu? komen dibawah guys.
Untuk tanggal rilis, sayangnya belum ada detail kapan fitur ini akan datang untuk semua pengguna, namun estimasi aku sih bisa saja fitur ini datang dalam waktu dua bulan kedepan.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]