Perkembangan AI membikin kebutuhan terhadap keterangan center semakin besar. Microsoft pun terus memperluas infrastructure-nya untuk memenuhi kebutuhan compute tersebut.
Namun di tengah semakin banyaknya kritik terhadap pembangunan keterangan center, terutama lantaran konsumsi listrik, penggunaan air, hingga dampaknya terhadap lingkungan sekitar, Microsoft sekarang mencoba pendekatan berbeda.
Kali ini mereka mulai menerapkan rancangan keterangan center yang lebih memperhatikan ekosistem dan lingkungan hidup alami di sekitarnya, tapi seperti apa sih?
Dimulai dari Belanda
Nah menurut informasi yang terungkap, Microsoft mengatakan program ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2022 melalui sebuah pilot project di Belanda, disana Microsoft menggunakan pendekatan biomimicry, ialah memungut inspirasi dari sistem alami untuk membantu memulihkan dan meningkatkan ekosistem di sekitar keterangan center.

Area di sekitar akomodasi tersebut kemudian dilengkapi dengan pohon dan semak autentik yang menjadi lingkungan hidup bagi pollinator yang dipenuhi bunga, serta ruang terbuka yang juga dapat digunakan oleh karyawan. Dengan begitu, keterangan center tidak sepenuhnya menjadi area beton dan infrastructure, tetapi berupaya menyatu dengan lingkungan alami di sekitarnya.
Kini Diperluas ke 20+ Lokasi
Nah, Microsoft rupanya cukup serius dengan pendekatan ini, dimana program biomimicry tersebut sekarang diperluas ke lebih dari 20 letak keterangan center di Amerika Serikat dan Jerman. Bahkan Microsoft mengatakan pendekatan tersebut bakal menjadi bagiankecil wajib untuk seluruh keterangan center barunya di Amerika Serikat.
Salah satu contohnya eksis di Mecklenburg County, Virginia, yang mana sekitar keterangan center tersebut, setidaknya 230 acre tanah dilindungi dari pembangunan, Microsoft juga membikin sekitar 8 acre wetlands yang menjadi lingkungan hidup bagi katak, ikan, dan beragam serangga.
Selain itu, terdapat lebih dari tiga mil walking trails serta mengerti sungai yang menuju telaga yang telah dipulihkan. Nah pendekatan serupa juga diterapkan di beberapa letak lain seperti Wisconsin, Georgia, Ohio, North Carolina, Wyoming, hingga Bedburg di Jerman.
Microsoft Pakai Azure untuk Pantau Ekosistem
Menariknya guys, Microsoft juga menggunakan teknologi mereka sendiri untuk mengukur akibat dari program tersebut.
Dimana Microsoft memanfaatkan tool berbasis Azure disebut Ecosystem Intelligence untuk mengukur beragam kegunaan dan metric ekosistem serta memantau apakah upaya restorasi yang dilakukan betul-betul memberikan hasil, selanjutnya keterangan tersebut kemudian digunakan untuk membantu merancang lingkungan hidup yang lebih sehat dan tahan terhadap perubahan lingkungan.
Masalah Air Juga Jadi Perhatian
Selain habitat, Microsoft juga mencoba mengurangi penggunaan air di beberapa keterangan center, misalnya di Spanyol, mereka mengatakan keterangan center yang dibangun menggunakan closed-loop cooling system. Dimana sistem ini memungkinkan air digunakan kembali untuk membantu proses pendinginan, kemudian panas dilepaskan tanpa memerlukan konsumsi air secara terus-menerus.
Nah meskipun mungkin pembangunan keterangan center besar besaran ini merusak lingkungan, tapi setidaknya dengan pendekatan ini, Microsoft mencoba menjaga lingkungan, dan diharapkan sih semua perusahaan melakukan tindakan yang sama.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, meminta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
