Chrome dan Firefox Tambal 115 Celah Keamanan, Pengguna Diminta Segera Update

Portal Gadget Kincai Media by 3 min read 162x views
Chrome dan Firefox Tambal 115 Celah Keamanan, Pengguna Diminta Segera Update

Share Post

Nah akhir akhir ini kita sudah mendapatkan banyak keterangan mengenai browser, baik itu Chrome, Edge maupun Firefox yang mendapatkan pembaruan nyaris bersamaan. Nah itu rupanya ada alasannya guys, lantaran Google dan Mozilla kembali merilis pembaruan keamanan besar untuk browser mereka dan kali ini total ada 115 celah keamanan yang diperbaiki di Chrome dan Firefox.

Jadi, Google memperbaiki 42 masalah keamanan di Chrome, sementara Mozilla menambal 73 vulnerability di Firefox. Beberapa di antaranya berasosiasi dengan remote code execution dan memory safety.

Baca Juga : Microsoft Gelar Event Windows Besar 7 Oktober, Tapi Jangan Harap Ada Windows 12

Melalui Chrome 153.0.8010.47/.48 untuk Windows dan macOS, serta jenis 153.0.8010.47 untuk Linux, ada setidaknya 42 security fixes, termasuk tiga celah berstatus Critical, ialah CVE-2026-91726, CVE-2026-91721 dan CVE-2026-91749.

Dimana selain itu, Google juga memperbaiki out-of-bounds read pada WebGL serta beberapa masalah use-after-free pada internal browser dan Workers yang celah-celah tersebut berpotensi memungkinkan attacker melakukan arbitrary code execution di dalam browser renderer process.

Sementara itu, Mozilla merilis Firefox 156 dengan perbaikan untuk 73 vulnerability, yang dari sisi jumlah memang terlihat jauh lebih banyak dibanding Chrome, tetapi ada lantaran di kembali perbedaan tersebut. Menurut laporan  Security Week, Mozilla sekarang menggunakan struktur advisory yang lebih perincian dengan memisahkan beragam masalah memory safety dan privilege escalation, sehingga sejumlah bug yang sebelumnya mungkin dikelompokkan sekarang dicatat secara individual.

Patch Fatigue Mulai Jadi Masalah?

Nah disinilah ada persoalan lain yang cukup menarik, dimana seperti kita tahu, Chrome dan Firefox sekarang bergeser dengan release cadence sekitar dua minggu sekali, yang dengan kata lain pembaruan jelas bakal jadi jauh lebih sigap dibandingkan sebelumnya.

Dari sisi security, jelas ini membantu, namun dari sisi pengguna, semakin sering browser meminta restart untuk menerapkan update, semakin besar pula potensi munculnya patch fatigue.

Apalagi browser bukan satu-satunya software yang melakukan perihal tersebut, lantaran aplikasi seperti Visual Studio Code dan beragam software lainnya juga semakin sering mendapatkan security update.

Nah untuk beberapa orang mungkin ini menyebalkan, lantaran rasanya baru juga kemarin, sekarang sudah ada pembaruan baru lagi, dari satu aplikasi, dan aplikasi lainnya, terlebihlagi jika yang mengandalkan kuota internet terbatas, jelas pemakaian keterangan bakal jadi lebih sigap terkuras.

Tapi bagaimanapun, disisi keamanan ini diperlukan lantaran dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi, semakin sigap pula kerentanan yang bisa ditemukan.

Bagiamana menurutmu? apakah Anda merasa bahwa pembaruan yang terlalu sigap ini bakal menjadi masalah? komen dibawah guys.

Via : Google,  Security Week


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, meminta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Other Article Portal Gadget Kincai Media
Close Right Ads
Close Left Ads